SAMARINDA — Direktur Intelkam Polda Kalimantan Timur Kombes Pol. Hadi Wiyono, S.I.K. bersama jajaran Pejabat Utama Ditintelkam Polda Kaltim memperkuat komunikasi dan silaturahmi dengan Kerukunan Keluarga Tanah Papua (KKTP) di wilayah Kalimantan Timur, Sabtu (15/8/2026) malam.
Pertemuan yang digelar di Taman Wisata Aladin Samarinda mulai pukul 20.00 Wita tersebut menjadi momentum membangun komunikasi bersama tokoh masyarakat, pemuda, dan mahasiswa Papua, sekaligus memperkuat langkah mitigasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif menjelang momentum peringatan New York Agreement.
Kegiatan dihadiri Ketua KKTP AKBP (Purn) Yonas Momot, perwakilan tokoh Papua dari Tenggarong Bram Rudolf Maniani, perwakilan tokoh Papua dari Balikpapan Dodi Yapsenang selaku Area Manager Communication, Relation and CSR PT PPN RU Balikpapan, Dokter Muda Rangga Foudju yang mewakili mahasiswa dan pemuda KKTP Kaltim, serta sekitar 70 mahasiswa Papua di wilayah Kalimantan Timur.
Dalam pertemuan tersebut, AKBP (Purn) Yonas Momot mengajak seluruh masyarakat Papua di Kaltim bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan. Setiap persoalan, kata dia, perlu diselesaikan melalui komunikasi, dialog, dan musyawarah dengan mengedepankan kepentingan bersama.
Bram Rudolf Maniani turut mengajak masyarakat Papua di Kaltim menjaga persatuan dan kebersamaan serta menghormati keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat yang hidup berdampingan di Kalimantan Timur.
Sementara itu, Dodi Yapsenang menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, maupun aparat keamanan apabila terjadi persoalan di lingkungan masyarakat. Penyelesaian secara damai dan melalui jalur hukum dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya tindakan kekerasan maupun main hakim sendiri.
Dari kalangan pemuda, Dokter Muda Rangga Foudju mengajak generasi muda Papua mengambil peran positif dalam menjaga ketertiban. Ia juga mendorong pemuda Papua menaati hukum, menghormati masyarakat setempat, menjaga nama baik masyarakat Papua di Kaltim, serta membangun sinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan.
Direktur Intelkam Polda Kaltim Kombes Pol. Hadi Wiyono, S.I.K. dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh masyarakat dan pemuda Papua di Kaltim terus memperkuat persatuan, kebersamaan, toleransi, serta keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Jangan mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum tentu benar. Setiap permasalahan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan jalur hukum yang berlaku,” pesannya.
Kombes Pol. Hadi juga menegaskan bahwa pemuda Papua merupakan bagian penting dari masyarakat Kalimantan Timur. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, menghormati sesama, menjaga toleransi, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah antara jajaran Ditintelkam Polda Kaltim dan masyarakat Papua. Silaturahmi berakhir sekitar pukul 22.00 Wita dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Melalui silaturahmi tersebut, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat Papua di Kaltim diharapkan semakin kuat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang terbangun, berbagai potensi kerawanan dapat dimitigasi sejak dini melalui pendekatan dialogis, persuasif, serta mengedepankan persatuan, ketertiban, dan kepentingan bersama.












