Kutai Barat – Dukungan terhadap langkah aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kutai Barat, Miftahul Harun Afif, S.Pd., menyampaikan dukungan penuh kepada Polri agar tetap konsisten menjalankan tugas pemberantasan tindak pidana korupsi.
Menurutnya, korupsi merupakan salah satu persoalan yang selama ini menghambat pembangunan nasional sekaligus mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, penegakan hukum harus terus diperkuat secara profesional dan berkeadilan.
Ia menilai keberanian aparat dalam mengusut setiap dugaan korupsi merupakan bagian penting dari upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten diyakini mampu memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.
“Kami dari PCNU Kabupaten Kutai Barat mendukung penuh Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya untuk memberantas tindak pidana korupsi. Korupsi merupakan kejahatan yang merugikan negara dan menghambat kesejahteraan masyarakat, sehingga harus ditindak secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Miftahul Harun Afif, S.Pd.
Selain menyampaikan dukungan kepada Polri, Miftahul juga memberikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas komitmennya dalam memperkuat agenda pemberantasan korupsi.
“Kami mengapresiasi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu. Kami berharap langkah-langkah yang dilakukan pemerintah bersama aparat penegak hukum dapat mewujudkan Indonesia yang bersih dari praktik korupsi serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang semakin baik demi kemajuan bangsa,” tambahnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pemberantasan korupsi memerlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, budaya kejujuran, integritas, dan kepatuhan terhadap hukum harus terus ditanamkan agar upaya pencegahan korupsi dapat berjalan beriringan dengan proses penindakan.
PCNU Kutai Barat berharap komitmen seluruh pihak tersebut mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan serta membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
