SAMARINDA – Peran media penyiaran dalam menjaga kualitas demokrasi menjadi topik utama dalam sebuah talk show yang digelar dengan menghadirkan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur, Irwansyah, S.Pd sebagai narasumber. Kegiatan ini dipandu oleh Siti Fatimah, S.Sos., M.Sos. selaku pembawa acara yang mengarahkan diskusi secara interaktif dan informatif.
Dalam dialog tersebut, Irwansyah menjelaskan bahwa lembaga penyiaran memiliki tanggung jawab besar dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta mendidik masyarakat. Menurutnya, media penyiaran harus mampu menjadi ruang publik yang sehat bagi masyarakat dalam memperoleh informasi terkait proses demokrasi.
“Penyiaran memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik. Informasi yang disampaikan harus memenuhi prinsip keberimbangan, tidak menyesatkan, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik,” ujar Irwansyah dalam talk show tersebut.
Ia juga menekankan bahwa pengawasan terhadap konten siaran menjadi bagian penting agar tidak terjadi penyebaran informasi yang menyesatkan, ujaran kebencian, maupun provokasi yang dapat mengganggu stabilitas sosial dan demokrasi.
Dalam kesempatan yang sama, peran Polda Kalimantan Timur juga disoroti sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas ruang publik, khususnya dalam menghadapi dinamika demokrasi. Sinergi antara lembaga penyiaran, regulator media, dan aparat keamanan dinilai penting untuk memastikan proses demokrasi berjalan aman, tertib, dan transparan.
Pembawa acara Siti Fatimah, S.Sos., M.Sos. menegaskan bahwa kolaborasi antara penyiaran dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat bagi masyarakat.
“Melalui kerja sama yang baik antara KPID, lembaga penyiaran, dan Polda Kaltim, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar, sehingga mampu berpartisipasi secara bijak dalam proses demokrasi,” ujarnya.
Talk show ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi media serta mendorong lembaga penyiaran untuk terus menjaga profesionalisme dalam menyampaikan informasi kepada publik. Dengan demikian, peran media dan aparat keamanan dapat berjalan beriringan dalam menjaga stabilitas dan kualitas demokrasi di Kalimantan Timur.












